Frequently Asked Questions About Me These Days

Sebagai seseorang yang sudah lulus dari perguruan tinggi dan meninggalkan status sebagai mahasiswa pastinya aneh jika masih terlihat berkeliaran di lingkungan ‘mantan’ kampusnya.

Ini sedang terjadi pada saya.

Hampir tiap hari saya ketemu dengan orang-orang yang saya kenal di kampus. Kebanyakan yang lebih muda dari saya tapi yang seangkatan atau bahkan yang lebih tua juga sering saya jumpai, entah sekadar berpapasan di jalan atau makan bersama. Semuanya bertanya pertanyaan yang sama.

Ada kalanya juga saya sebenarnya sudah pernah menjelaskan kepada satu orang mengenai apa yang sedang saya kerjakan, tapi di kesempatan berikutnya bertemu dengan orang tersebut, pertanyaan yang sama kembali ditanyakan dan saya harus kembali menjelaskan. Karena itu saya berinisiatif membuat postingan ini untuk menegaskan dan tidak membuat orang bertanya-tanya lagi mengenai apa yang sedang saya kerjakan.

Q: Pertanyaan

N: Jawaban

Q: Kenapa masih ada di kampus? Sedang S2 kah?

N: Absolutely no.

Q: Sudah bekerja? Atau sedang menunggu bekerja?

N: Jika yang dimaksud dengan bekerja di sini adalah menjadi pegawai dari suatu perusahaan minyak atau perusahaan apapun dan menerima bayaran sebagai upah atas pekerjaan yang sedang saya lakukan maka jawabannya adalah tidak.

Q: Lalu, ngapain masih ada di kampus?

N: Saya sedang jadi turis di kota Bandung. Saya sudah 4 tahun lebih tinggal di Bandung tapi daerah Bandung yang saya jalani masih kurang dari 5% (semasa kuliah) karena itu di waktu sekarang ini karena sudah tidak ada kesibukan lagi saya mau menikmati waktu-waktu saya sebagai turis di kota Bandung (termasuk kampus ITB), bukan lagi sebagai mahasiwa dengan segudang kesibukan dan tanggung jawabnya.

Q: Ah masa jadi turis? Serius dong. Tapi masih sering di kampus itu ngapain?

N: Itu jawaban yang paling serius yang saya bisa berikan. Mengenai seringnya saya di kampus saya juga sekarang sedang aktif membantu dosen pembimbing saya yang saya hormati Mas Bonar untuk mengerjakan beberapa pekerjaan. Orang bilang itu namanya mengerjakan proyek, bagi saya tidak. Itu hanya hobi (sama seperti main futsal), dan terus terang saya juga banyak belajar dari beliau.

Q: Sudah apply kerja? Ada yang sudah lolos?

N: Apply kerja sudah ke beberapa perusahaan minyak dan servis. Saya belum menjadi bagian dari satu perusahaan pun.

Q: Rencana ke depan?

N: Saya sebenarnya punya rencana untuk S2 ke Eropa, hanya saja belum saat ini.

Q: Kenapa Eropa?

N: Banyak alasannya. Pertama, liga-liga sepakbola Eropa sangat maju dan menarik untuk ditonton. Bayangkan betapa senangnya seorang die hard fans seperti saya apabila saya bisa tinggal disana. Kedua, Eropa kota-kotanya bagus. Ketiga, ke sanalah dosen-dosen yang saya kagumi, Mas Rudi dan Mas Bonar pergi belajar, maka ke sana lah saya ingin pergi.

Q: Loh, kalau mau S2 kenapa apply kerja?

N: Pertama, kerja itu keinginan dari kedua orangtua saya, jadi saya ingin mewujudkannya. Kedua, yang juga seiringan dengan rencana saya sebelumnya, mengumpulkan uang dulu agar suatu hari nanti bisa berangkat ke Eropa sana.

Q: Bahagia tidak dengan status pengangguran sekarang?

N: Saya tidak pernah sebahagia sekarang. Periode ini adalah titik kebahagiaan tertinggi dalam hidup saya.

Q: Masih menjalin hubungan dengan Ferty?

N: Pasti.

Saya harap postingan sederhana ini cukup menjelaskan apa kiranya alasan kenapa saya masih sering terlihat ‘berkeliaran’ di kampus ITB tercinta. Semoga mulai besok tidak ada lagi yang menanyakan pertanyaan yang kurang lebih sama seperti pertanyaan di atas. Atau kalau pun bertanya, pertanyaannya bisa lebih variatif.

Sekian jawaban dari saya, terimakasih pertanyaannya. Saya sayang kalian, teman-teman.

Salam,

NPP